Ikhwan akhwat ya rahimakumullah...
WANITA memang ditakdirkan untuk mencintai keindahan dan kerapian.
Salah satu buktinya adalah dengan bagaimana ibu kita dan wanita dewasa
lainnya selalu peduli tentang kerapian pakaian. Namun pada zaman
sekarang, kepedulian para wanita tentang kerapihan ini telah berubah
menjadi kepedulian tentang cara berpakaiannya. Buktinya bisa kita lihat
di lingkungan sekitar kita sekarang, bagaimana fashion sangat berkaitan erat dengan kehidupan wanita moderen kebanyakan.
Fashion dengan pengaruhnya yang kuat telah mengubah pola
berpakaian banyak orang termasuk sebagian muslimah. Mereka yang
mengatas-namakan diri sebagai orang yang fashionable rela merogoh kocek
yang fantastis demi satu set pakaian bersama aksessorisnya yang bahkan
tidak terjamin ke-syar’i-annya.
Mulai dari celana ketat, kerudung diikat dengan cara cukup aneh dan
bermacam-macam yang menghiasi kepala, hingga make up tebal yang tak
pernah absen menempel pada wajah mereka pada setiap kesempatan telah
menjadi gaya hidup mereka. Dan mereka sebut yang demikian itu sebagai
hijab, padahal kenyataannya itu semua sama sekali tak layak dikatakan
sebagai hijab.
Dan sesungguhnya, salah satu tanda-tanda hari Kiamat adalah semakin
banyaknya wanita yang bersolek dan tidak berpakaian syar’i yang menutup
aurat. Mereka keluar rumah dengan pakaian ketat yang menggambarkan
lekuk-lekuk tubuh mereka, atau dengan pakaian tipis yang memperlihatkan
aurat mereka, ketika duduk mauapun ketika berjalan.
Secara lahiriah, mereka itu terlihat berpakaian. Namun pada
hakikatnya mereka itu telanjang, karena ketatnya pakaian mereka,
menonjolnya bentuk tubuh mereka, serta terlihanya aurat mereka.
Ikhwan akhwat ya rahimakumullah...
Abu Hurairah menuturkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: Kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka gunakan untuk mencambuki masyarakat, dan wanita-wanita berpakaian namun telanjang, mereka berpaling dan menyesatkan, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak pula dapat mencium wanginya. Padahal, wangi surga dapat tercium dari jarak sekian dan sekian,” (HR. Muslim).
Sumber: Kiamat Sudah Dekat?/Dr. Muhammad al-‘Areifi/Penerbit: Qisthi Press/2011

No comments:
Post a Comment