Kelompok Anshar Asy-Syariah di akun Twitter menulis bahwa pejuang mereka telah meledakkan bom mobil di luar rumah diplomat Iran di pusat Sanaa dan menewaskan banyak orang Iran, klaim kelompok tersebut.
Duta besar Iran sedang tidak ada di rumah pada saat serangan itu terjadi.
Pemerintah Yaman menyebut serangan itu sebagai ancaman terhadap kohesi sosial dan kepentingan negara.
Negara Arab miskin ini berada di ambang perang saudara pada saat kelompok Syiah Houthi berusaha memperluas kontrol negara setelah mengambil alih ibukota Sanaa pada akhir September lalu.[fq/islampos/anadolu]
No comments:
Post a Comment